Anggota Maju Pilkada, Bawaslu Minta Polri & TNI Percepat Pengunduran Diri

Oleh: Jaffry Prabu Prakoso 13 Januari 2018 | 20:31 WIB
Anggota Maju Pilkada, Bawaslu Minta Polri & TNI Percepat Pengunduran Diri
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian./Antara-Indrianto Eko Suwarso

Kabar24.com, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilu Rahmat Bagja meminta Kapolri dan Panglima TNI mempercepat pengunduran diri jenderal maupun perwira tinggi yang maju pemilihan kepala daerah.

Saran itu diminta diterapkan jika calon tersebut sudah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tidak mempersulit mereka dalam proses administrasi.

"Kami sudah minta Kapolri dan Panglima TNI juga, kalau misalnya [anggota] mereka sudah ditetapkan sebagai calon, harus dipercepat surat pemberhentian pensiunannya," kata Rahmat saat ditemui dalam satu diskusi di Jakarta pada Sabtu (13/1/2018).

Menurutnya, hal ini penting karena akan mempengaruhi fasilitas yang masih didapat para calon kepala daerah baik itu kendaraan dinas, pengawalan atau lainnya.

"Mereka masih punya ada unsur komando. Ada unsur senior dan junior kepada kapolres yang di bawahnya. Makanya kita minta dipercepat," kata Rahmat.

Surat keputusan pengunduran diri ini juga penting untuk menjaga netralitas para calon yang sudah mulai masuk masa kampanye.

Bawaslu sudah membahas kepada Kapolri maupun Panglima agar nantinya memproses cepat pengunduran diri tersebut.

"Beliau [Kapolri dan Panglima] sudah menjanjikan. Alhamdulillah sangat positif sekali dengan Pak Kapolri. Pak Kapolri menjanjikan ya kita akan mempercepat pensiun," tambah Rahmat.

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer