Serikat Pekerja Berharap Kemitraan dengan Freeport

Oleh: Newswire 25 September 2017 | 20:12 WIB
Serikat Pekerja Berharap Kemitraan dengan Freeport
Lokasi penambangan Freeport di Papua./Antara-Puspa Perwitasari

Bisnis.com, TEMBAGAPURA - Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia Energi dan Perkembangan (SPKEP) SPSI PT Freeport Indonesia yang baru, Lukas Saleo, mendorong pihak manajemen Freeport dan karyawannya menjadi mitra yang baik.

"Tanpa kemitraan yang baik, apa yang kedua belah pihak cita-cita tidak dapat terwujud yaitu kemajuan perusahaan dan kesejahteraan karyawan atau pekerja sebagai mitra utama pengusaha," kata Lukas pada acara pelantikannya dan 37 pengurus lain di Tembagapura, Distrik Tembagapura, Timika, Papua, Senin (25/9/2017).

Lukas dan pengurus terpilih berdasarkan Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-8 pada 28 - 30 Agustus 2017 yang baru disahkan dan dikukuhkan oleh Sekretaris Pengurus Pusat SPKEP SPSI Umum Apit Johan untuk masa jabatan periode 2017-2020 berkomitmen membangun iklim hubungan industrial yang lebih berkualitas.

Dia juga pada kesempatan yang sama berkomitmen bahwa selama masa jabatannya, pengusaha harus memandang pekerja sebagai mitra utama. Dengan demikian, pekerja diperlakukan sebagai mitra dalam produksi, mitra dalam tanggung jawab, mitra dalam keuntungan, dan menikmati hasil bersama yang berkeadilan.

Lukas juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan kemitraan pekerja, pengusaha dan pemerintah serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, bermartabat dan berkeadilan.

Selain itu secara khusus Lukas juga mengajak semua anggota PUK Freeport sebagai pekerja untuk merapatkan barisan, menggabungkan kekuatan untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan (Freeport) yang dicintai guna mencapai tujuan dan cita-cita bersama yaitu kesejahteraan.

Menaggapi pernyataan Ketua PUK yang baru dilantik itu, EVP Human Resource PTFI, Achmad Didi Ardianto, mewakili manajemen Freeport mengatakan pihaknya juga telah siap menjadi partner yang baik untuk mewujudkan cita-cita bersama untuk memajukan perusahaan dan kesejahteraan karyawan.

"Saya berharap agar manajemen dan PUK segera bisa bertemu untuk merumuskan bersama langkah-langkah yang sudah harus kita lakukan," kata Achmad.

Sumber : Antara

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya