Status Kesehatan Masyarakat Papua Dinilai Meningkat

Oleh: Newswire 24 Oktober 2016 | 15:28 WIB
Ilustrasi: Warga Papua/Antara

Kabar24.com, JAYAPURA - Kesehatan masyarakat Papua dinilai mengalami peningkatan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mengklaim status kesehatan masyarakat setempat meningkat, ditandai salah satunya oleh penurunan tingkat kematian ibu, bayi, dan balita.

Kepala Dinkes Papua Aloysius Giay, di Jayapura, Senin (24/10/2016), mengatakan selain itu, peningkatan ini juga ditandai dengan menurunnya tingkat kesakitan penyakit, meningkatnya status gizi masyarakat terutama bayi-balita dan ibu hamil.

"Status kesehatan masyarakat yang meningkat ini juga ditunjukkan dengan berkurangnya keluhan negatif terhadap citra pelayanan kesehatan sesuai sasaran Milenium Development Goals (MDGs)," katanya.

Aloysius menjelaskan di era kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur kini, pihaknya sudah mendorong beberapa terobosan di antaranya penguatan pelayanan kesehatan dasar dengan layanan kesehatan terbang, terapung, kaki telanjang di semua wilayah adat.

"Dalam Gerakan Bangkit, Mandiri dan Sejahtera, Harapan Seluruh Rakyat Papua (Gerbangmas Hasrat Papua) yaitu program 1.000 hari kehidupan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya.

Dia menuturkan program pemerintah ini juga berdampak pada pengembangan RSUD Jayapura sebagai rumah sakit rujukan nasional dan pembangunan RSUD pratama di lima kabupaten.

"Sejumlah upaya keras dilakukan oleh Dinkes Papua guna mengejar ketertinggalan pembangunan kesehatan di Bumi Cenderawasih di antaranya memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan kota," katanya lagi.

Dia menambahkan tidak hanya itu, kerja sama juga dijalin dengan pihak perguruan tinggi dan lembaga mitra pembangunan kesehatan serta menyusun perencanaan yang berbasis bukti ilmiah, berorientasi pada hasil juga membangun team work yang andal di lingkungan internal dinas kesehatan.

Sumber : Antara

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer