Produksi Tembaga dan Emas Freeport di Tambang Papua Meningkat

Oleh: Lucky Leonard 24 Oktober 2015 | 03:52 WIB
Penambangan Freeport di Papua/Antara-Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA--Kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI) terkait produksi tembaga dan emas Freeport-McMoRan Inc. meningkat pada periode Januari-September 2015 dibandingkan dengan kontribusi produksi pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Jumat (2310/2015), kontribusi tembaga PTFI meningkat dari 465 juta pon menjadi 551 juta pon. Adapun total produksi seluruh tambang Freeport justru mengalami penurunan dari 2,91 miliar pon per kuartal III tahun lalu menjadi 2,89 miliar pon tahun ini.

Artinya, persentase produksi tembaga di tambang PTFI di Papua mencapai 19,03%, lebih tinggi dari kontribusi sebelumnya sebesar 16%.

Sementara itu, untuk penjualan tembaga, kontribusi PTFI sepanjang Januari-September 2015 sebanyak 549.000 pon atau mencapai18,77% dari total penjualan Freeport sebanyak 2,93 miliar pon.

Peningkatan yang lebih signifikan dicatatkan untuk komoditi emas. Per 30 September 2015, emas yang dihasilkan tambang di Indonesia mencapai 887.000 ons troi (t oz) atau meningkat dari produksi emas pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 776.000 t oz.

Sama halnya dengan produksi emas di Indonesia, secara keseluruhan produksi emas Freeport pada periode ini naik dari 846.000 t oz menjadi 907.000 t oz.

Artinya, kontribusi emas dari tambang Papua terhadap Freeport sepanjang sembilan bulan di tahun ini mencapai 97,79% atau menigkat 6,06% dibandingkan dengan kontribusi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 91,73%.

Sementara dari sisi penjualan, PTFI berhasil mencetak angka 891.000 t oz per 30 September 2015 atau mencapai 98,02% dari total penjualan Freeport sebanyak 909.000 t oz.

Peningkatan produksi dan penjualan emas dan tembaga dari Indonesia tersebut sudah diperkirakan sebelumnya. Pasalnya, kuota ekspor konsentrat tembaga yang dimiliki perusahaan asal Amerika Serikat itu terus meningkat tahun ini.

Adapun hingga akhir 2015, manajemen Freeport menargetkan penjualan tembaga PTFI meningkat dibandingkan dengan tahun lalu, sementara produksi emasnya tetap.

"Penjualan dari tambang di Indonesia diharapkan mendekati 760 juta pon tembaga dan 1,2 juta t oz pada 2015 dibandingkan dengan 664.000 pon tembaga dan 1,2 juta t oz emas pada 2014," tutur manajemen dalam laporannya.

Sementara untuk tingkat produksi mulai tahun ini hingga 2019, Freeport menarget tambang di Papua bisa menghasilkan 5,7 miliar pon tembaga atau rata-rata 1,14 miliar pon tembaga per tahun. Untuk emas, diharakan produksinya mencapai 7,7 juta t oz atau rata-rata 1,54 juta t oz emas per tahun.

Editor: Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkini Lainnya