Festival Bahari Raja Ampat Promosikan Keindahan Alam Papua

Oleh: Nenden Sekar Arum 07 Oktober 2015 | 19:02 WIB
Kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (4/6/2015)./Antara-Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Festival Bahari Raja Ampat segera dilaksanakan tahun ini pada 18-21 Oktober 2015 di Pantai Waisai Tercinta.

Festival ini akan menjadi sarana promosi pariwisata juga menjadi wahana dalam pelestarian seni budaya masyarakat, serta pelestarian alam terutama pantai dan biota laut yang menjadi ikon Raja Ampat.

Akan ada rangkaian kegiatan menarik dalam festival kali ini, di antaranya lomba tarian dan lagu tradisional yospan, wayase, suling tambur, lagu tradisional yang diikuti  peserta dari distrik, kabupaten dan kota, paguyuban dan sanggar seni.

Selain itu juga ada kegiatan pemilihan duta wisata Papua Barat  yang diikuti putera-puteri dari 12 kota/kabupaten Papua Barat, kontes batu akik dari batu asli Raja Ampat, kegiatan konservasi laut yang melibatkan masyarakat setempat dengan melakukan aksi bersih pantai, pemberian bak sampah, serta pelepasan tukik penyu Belimbing.

"Pada festival ini juga akan ada peresmian Tugu Tuhan Jesus Memberkati di Pulau Sagawin yang diharapkan menjadi objek wisata rohani," papar Bupati Raja Ampat Marcus Wanma saat memberikan keterangan resmi di Gedung Sapta Pesona, Rabu (7/10/2015).

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik diselenggarakan event tahunan ini akan menjadi sarana promosi serta membangkitkan peran serta masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan alam dan budaya masyarakat setempat.

Dia menambahkan kawasan Raja Ampat yang sudah mendunia ini bila alam dan budaya masyarakatnya semakin lestari, maka value-nya juga akan semakin naik dan semakin mensejahterakan masyarakat.

Namun sebaliknya, bila alam Raja Ampat menurun dan tidak terpelihara, akan ditinggalkan oleh wisatawan dan tidak memberikan kesejahteraan.

“Hasil penelitian para ahli menyebutkan, dalam jangka menengah dan panjang alam yang terpelihara dan lestari akan memberikan nilai (value) yang besar hingga 5 sampai 10 kali lipat. Artinya bila kelestarian alam dan budaya di Raja Ampat  terjaga,  kesejahteraan masyarakat di sana akan semakin meningkat,” paparnya.

Editor: Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer