Butuh Waktu Jadikan Papua Destinasi Wisata Unggulan

Oleh: Nenden Sekar Arum 12 Agustus 2015 | 10:05 WIB
Kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (4/6/2015)./Antara-Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, MIMIKA – Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan konsep pariwisata di Papua adalah tourism follows infrastructure, atau perkembangan pariwisata mengikuti pertumbuhan infrastruktur.

Dia memaparkan, ketika infrastruktur di suatu daerah baik, dan meningkatkan aksesibilitas, maka industri pariwisata akan berkembang.

"Saya tidak bisa meminta infrastruktur untuk pariwisata kalau infrastruktur untuk kebutuhan dasar masyarakat di Papua belum terpenuhi," paparnya di Timika, Rabu (12/8/2015).

Dikatakan, dia sudah mendatangi Papua dan Papua Barat sebanyak empat kali selama menjadi Menteri Pariwisata, dan dia tidak meragukan lagi keindahan alam Papua.

Namun, akses menjadi hal utama untuk mengembangkan pariwisata, sehingga masih membutuhkan waktu lebih lama untuk menyiapkan Papua sebagai destinasi unggulan Indonesia.

"Pada 2019 akan ada event nasional yaitu Pekan Olahraga Nasional yang akan diselenggarakan di Papua, dan diharapkan dengan itu infrastruktur juga akan dibangun," paparnya.

Arief menargetkan pada 2020 kampanye Visit Papua bisa mulai digaungkan karena infrastruktur yang sudah terbangun.

"Penyelengaraan event nasional harus dimanfaatkan oleh teman-teman di pemerintah daerah Papua untuk sama-sama membangun potensi pariwisata," katanya.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer